Jumat, 31 Desember 2010
Klasifikasi ilmiah
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Class : Aves
Ordo : Columbiformes
famili : Columbidae
Upafamili : Raphinae
Genus : Raphus Brisson
Spesies : R. cucullatus
Dodo (Raphus cucullatus) adalah burung yang tak dapat terbang yang pernah hidup di pulau Mauritius. Burung ini berhubungan dengan merpati. Burung ini memiliki tinggi sekitar satu meter, pemakan buah-buahan, dan bersarang di tanah.
Dodo punah antara pertengahan sampai akhir abad ke-17. Kepunahannya sering dijadikan arketipe karena terjadi dalam sejarah manusia dan akibat aktivitas manusia
Etimologi
Tidak jelas darimana kata dodo berasal. Mungkin berhubungan dengan dodaars, bahasa Belanda untuk sejenis bebek. Ada hubungan antara keduanya karena kemiripan bulu di kakinya atau karena kedua binatang ini kaku. Bagaimanapun, orang Belanda juga diketahui menyebut unggas dari Mauritius ini dengan walghvogel (unggas yang membuat mual) karena rasanya. Nama terakhir ini digunakan pertama kali dalam jurnal dari laksamana Wybrand van Warwijck yang mengunjungi dan memberi nama Mauritius tahun 1598. Dodo atau Dodaerse kembali tercatat dalam jurnal kapten Willem van West-Zanen empat tahun kemudian,[1] namun tidak jelas apakah dia yang pertama kali menggunakan nama tersebut, karena sebelum orang Belanda, orang Portugis sudah mengunjungi pulau itu tahun 1507, tetapi tidak menetap.
Menurut Kamus Encarta dan Kamus Etimologi Chambers, "dodo" berasal dari bahasa Portugis doudo (sekarang doido) berarti "bodoh" atau "gila".[2] Namun, istilah Portugis untuk burung itu sekarang, dodô, berasal dari bahasa Inggris. Kata doudo atau doido di bahasa Portugis sendiri kemungkinan berasal dari bahasa Inggris lama ("dolt"). Keraguan bahwa asal kata itu dari Portugis juga karena, dalam bahasa Portugis, nama yang dibentuk dari pengulangan dua syllables terdengar kekanak-kanakan.
Kemungkinan lain adalah bahwa dodo merupakan onomatope dari bunyi burung itu sendiri, bunyi yang mirip burung merpati 'doo-doo'
Makanan
Pohon tambalacoque, juga dikenal sebagai "pohon dodo", dihipotesiskan Stanley Temple telah dimakan oleh Dodo, dan hanya melalui pencernaan dodo benih buah-buahan ini bisa tumbuh; ia menegaskan bahwa tambalacocque sekarang hampir punah karena ketiadaan dodo. Ia memaksa agar tujuh belas buah-buahan ini dimakan kalkun liar dan tiga di antaranya bisa berkecambah. Dalam penelitiannya, Temple tidak berupaya menumbuhkan benih dari buah-buahan lainnya sebagai kontrol yang tidak diberikan pada kalkun sehingga dampak pemberian buah-buahan kepada kalkun jadi tidak jelas. Temple juga tidak memperhatikan laporan penelitian tentang pengecambahan benih tambalacoque oleh A. W. Hill tahun 1941 dan H. C. King tahun 1946, yang menemukan bahwa benih itu bisa tumbuh, walau sangat jarang, tanpa dimakankan pada unggas
Kepunahan
Dodo adalah burung yang tidak takut pada manusia, dan ditambah ketidakmampuannya untuk terbang, membuatnya menjadi mangsa yang mudah ditangkap.[11] Orang yang mendarat di Mauritius memakan burung ini. Namun, banyak jurnal melaporkan rasa dodo tidak enak dan dagingnya yang keras, sementara spesies lokal lainnya seperti Rail Merah enak rasanya. Umumnya dipercaya bahwa pelaut Melayu menghargai burung ini dan membunuhnya hanya untuk menggunakannya sebagai hiasan kepala dalam upacara keagamaan.[12] Manusia pertama yang mendatangi Mauritius membawa binatang baru, seperti anjing, babi, kucing, tikus dan kera pemakan kepiting yang menghancurkan sarang dodo, sementara manusia menghancurkan hutan tempat dodo tinggal.[13] Kini, dampak dari binatang-binatang itu — terutama babi dan kera — pada kepunahan dodo dianggap lebih berpengaruh dibanding pengaruh dari perburuan. Ekspedisi tahun 2005 menemukan banyak binatang yang mati akibat banjir. Kematian masal demikian semakin menyulitkan bagi spesies yang sudah terancam punah.[14]
Walaupun banyak laporan tentang pembunuhan masal dodo untuk bekal makanan dalam kapal, penemuan arkeologis sampai sekarang kurang mendapatkan bukti dari adanya manusia yang memangsa burung ini. Tulang belulang dari setidaknya dua dodo ditemukan dalam gua di Baie du Cap yang digunakan sebagai tempat berlindung buronan budak dan narapidana dalam abad ke-17, tapi karena tempat itu terisolasi di ketinggian, daerah itu sukar dicapai oleh dodo.[15]
Ada kontroversi seputar waktu kepunahan dodo. Robert dan Solow menyatakan bahwa "kepunahan Dodo adalah saat terlihat terakhir tahun 1662, seperti dilaporkan oleh pelaut Volkert Evertsz" (Evertszoon), tetapi banyak sumber lainnya menduga hal itu terjadi pada tahun 1681. Robert dan Solow menunjukkan bahwa karena dodo terlihat terakhir sebelum 1662 adalah di tahun 1638, dodo kemungkinan sudah sangat jarang di tahun 1660an.[16] Analisis statistik tentang catatan perburuan Issac Johannes Lamotius memberikan perkiraan baru tahun 1693, dengan tingkat kepercayaan 95% dari 1688 sampai 1715. Mempertimbangkan bukti-bukti lain seperti laporan pelancong dan tidak adanya laporan yang baik setelah 1689,[15] sepertinya Dodo punah sebelum tahun 1700; sehingga, Dodo terakhir mati hanya satu abad lebih sedikit setelah penemuan spesies itu tahun 1581.[17]
Semula hanya sedikit yang memperhatikan burung yang punah ini. Pada awal abad ke-19, burung ini dianggap sebagai makhluk yang aneh dan banyak yang menganggapnya hanya mitos. Dengan penemuan serangkaian tulang dodo di Mare aux Songes dan laporan yang dibuat oleh George Clark mulai tahun 1865, minat terhadap burung ini mulai bertambah. Dalam tahun yang sama dengan dimulainya publikasi laporan Clarke, burung yang baru punah ini dijadikan salah satu karakter dalam ceritera Alice's Adventures in Wonderland hasil karya Lewis Carroll.[18] Dengan populernya buku tersebut, dodo jadi banyak diketahui dan mudah dikenali sebagai ikon dari kepunahan.
Kamis, 30 Desember 2010
PROSES TERBENTUKNYA JARINGAN KANKER DALAM TUBUH MANUSIA
Semua jenis penyakit yang terjadi pada tubuh manusia selalu diawali dengan suatu proses, proses terbentuknya kanker memerlukan waktu yang cukup lama kebanyakan berlangsung selama 15-25 tahun.
Karena proses yang berlangsung lama, maka banyak penderita kanker (ketika memeriksakan ke Dokter) baru menyadari bahwa yang dideritanya sudah dinyatakan parah. Hal ini disebabkan karena penderita penyakit kanker tidak mengetahui sebelumnya atau terlambat mengetahui.
Oleh karena itu, masyarakat perlu mengetahui gambaran singkat tentang bagaimana proses terjadinya kanker pada tubuh manusia.
Dengan munculnya berbagai macam benjolan, merupakan suatu tanda proses terbentuknya kanker, antara lain :
A. KELENJAR GETAH BENING (KGB)
Ada beberapa tempat didalam tubuh manusia yang riskan akan munculnya benjolan KGB, antara lain : dibelakang telinga, dileher bagian belakang, dan ketiak.
Benjolan ini terkadang bisa hilang dengan sendirinya, tetapi kadang-kadang juga tidak bisa hilang, bahkan semakin mengeras dan membentuk suatu jaringan tumor yang lambat laun akan berubah menjadi kanker.
B. TERBENTUKNYA JARINGAN KISTA
Kista adalah suatu benjolan yang berisi cairan berbentuk gel dan kista ini biasanya muncul disekitar payudara dan rahim.
C. TERBENTUKNYA TUMOR
Tumor adalah suatu daging yang pertumbuhannya tidak terkendali. Jika tumor sudah ada dalam tubuh dan penderitanya tetap pasif, maka biasanya tumor tersebut akan berubah ganas dan di sebut KANKER.
Tumor jinak dapat tumbuh menjadi tumor ganas atau di sebut kanker, keberhasilan penyembuhan kanker sangat tergantung dari stadium atau tingkat kanker pada saat ditemukan / didiagnosa.
Oleh karena itu, deteksi dini dan pengobatan yang cepat dan tepat oleh para ahli dapat berpengaruh pada keberhasilan pengobatan.
Biasanya, jika pada tubuh penderita terdapat kanker, penderita akan mengalamio keluhan-keluhan atau yang disebut gejala umum, antara lain seperti :
1. Buang air besar tidak tuntas.
2. Kotoran berwarna hitam kemerah-merahan dan berlendir.
3. Mengalami sesak napas walaupun tidak sakit asma.
4. Batuk kering tidak kunjung sembuh.
GEJALA -GEJALA KHUSUS PENYAKIT KANKER
1. Gejala Kanker Payudara :
~Kulit payidara mulai bersisik dan mengeras, kadang terasa gatal
~Munculnya benjolan disekitar payudara
~Lambat laun putting akan terlipat kedalam
~Dari putting akan keluar cairan yang warnanya seperti air susu, tetapi bukan masanya menyusui
Untuk mengetahui secara pasti adanya kanker di payudara sebaiknya melakukan test MAMMOGRAPHY setiap setahun setahun sekali.
2. Gejala Kanker Rahim :
~Mengalami menstruasi yang tidak teratur dan disekitar tulang panggul terasa nyeri ketika haid datang
~Mengalami keputihan yang tidak kunjung sembuh dan berbau
~Bila melakukan hubungan suami istri, akan terasa perih di sekitar rahim dan setelah hubungan biasanya keluar darah yang warnanya merah pucat
~Mengalami pendarahan setelah masa mati haid / menopause
Sebaiknya melakukan PAPSMEAR setahun sekali
3. Gejala Kanker Prostat :
~Pembengkakan buah zakar
~Jika buang air kecil sering tidak lancar dan terasa sakit
~Sering mengalami kram di bawah pusar
~Sering mengalami mengompol tanpa sadar
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KANKER
1. Faktor Keturunan (Genetik)
Seseorang yang mempunyai riwayat kanker, maka kecenderungan dalam keluarga akan terkena kanker lebih besar daripada seseorang yang tidak mempunyai garis keturunan kanker
2. Faktor Lingkungan misalnya :
~Limbah pabrik
~Polusi udara
~Radiasi
~Asap rokok
3. Faktor Makanan
Faktor yang paling kuat pengaruhnya terhadap kanker, karena banyak yang mengandung KARSINOGEN, antara lain :
1. MSG(Monosodium glutamant)
2. Natrim benzoate / Natrium siklomat
3. Borax, Formalin, Pijar, Bleng
4. Rodamin B
CARA SEHAT DAN HEMAT MENGHINDARI KANKER
~KURANGI ZAT KARSINIGEN
~PERBANYAK ZAT ANTIOKSIDAN
seperti : brokoli, sawi hijau, tomat, wortel, tempe kedelai , ikan laut segar, apel hijau, pepaya mengkal, pear, melon
~OLAH RAGA SECARA TERATUR
~IMUNI TERAPI KANKER
Satu cara untu menangkal sel kanker dan menggempur sel-sel kanker yang mungkin sudah ada dalam tubuh.
Adapted from YKI
Selasa, 28 Desember 2010
Tanda Tanda Wanita Menjelang Menopause
Tanda Tanda Wanita Menjelang Menopause
1. Jarak menstruasi mulai tidak teratur.
1. Jarak menstruasi mulai tidak teratur.
2. Emosional (mudah marah, mudah tersinggung).
3. Susah tidur/stress.
4. Badan terasa pegal.
5. Jantung sering merasa berdebar.
6. Mudah kaget.
7. Tekanan darah mulai naik.
8. Berkurangnya pengeluaran lendir dari jalan lahir.
9. Badan kadang terasa demam.
10. Bila jarak 6-12 bulan berturut-turut tidak menstruasi, baru dapat dinyatakan sebagai menopause.
kosa kata
1. DOS adalah sistem oprasi yang sangat banyak di gunakan oleh komputer IBM-PC / yang kompatibel dengan nya
2. Address 0xFFFF adalah tempat code fegmen pada proses booting
3. Floppy disk adalah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik berbentuk persegi
4. Komputer mikro adalah kelas komputer yang menggunakan mikroprosesor sebagai CPU utamanya.
5. narton utility adalah perangkat lunak yang diterbitkan pertama kali untuk sistem oprasi DOS
6. untiliti software adalah perangkat lunak sistem dengam fungsi tertentu, misalnya pemeriksaan perangkat keras, pemeriksa disket, pengaturan ulang isi harddist
7. corel draw adalah editor grafik vektor yang di buat oleh corel
8. adobe photoshop adalah perangkat lunak editor buatan adobe system yang di khususkan untuk mengedit foto/gambar dan penbuatan efek
9. macromedia freehand adalah aplikasi kompuet untuk membuat grafik vektor 2 dimensi
10. Ms.visio berfungsi untuk melihat/membuat suatu objek dari sudut pandang yang lain
11. AutoCAD untuk membantu penciptaan, modifikasi, analisis dan optimasi dari suatu desain
12. borland delphi adalah IDE yang di gunakan untuk membuat aplikasi yang cocok dengan sistem oprasi
13. webster adalah sebuah kamus paket komputer
14. turbo pascal adalah sebuah sistem pengembangan perangkat lunak yang terdiri atas kompiler dan lingkaran pengembangan
15. visual basic merupakan basa pemrograman yang bersifat menawarkan IDE visualuntuk membuat program aplikasi
16. java script bahasa pemrograman berbasis prototibel yang berjalan disisi klien
17. PHP yaitu bahasa program web serwer-side yang bersifat open source
18. SPSS adalah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis
19. word pad adalah perangkat lunak pengolah kata seperti ms.word
20. paradok adalah suatu situasi yang menimbulkan dari sejumlah premis
21. lotus 123 adalah program pengolah angga pertama
22. paket program adalah program yang terdiri dari beberapa fungsi scara simulan dan terpadu
23. linux adalah unix clone, kernelnya ditulis oleh linus torvalds dan dikembangkan denagn bantuan programer
24. IBM crop dalah perusahaan amerika yang memproduksi dan menjual perangkat keras dan perangkat lunak komputer
25. unix adalah sistem oprasi komputer yang di gunakan pada server, wokstation dan kompuetr pribadi
II. Macam macam aplikasi khusus dan aplikasi internet
1. aplikasi khusus :
-autocad,protel,photoshop,corel rave,matlab,SPPS,corel,PHP
2. aplikasi internet :
-World Wide Web (WWW), e-mail, mailing list (milis),news grop,internet relay chat, file trasfer protocol (FTP),telnet,gopher dan ping
Sabtu, 11 Desember 2010
Mbah Gondo lan sabun Solikin
Ceritane ana wong telu sing urip bareng nang umah gedong sing wis tua. Yaiku Mbah Gondo, trus putune kang jenenge Gemek karo rewang siji kang arane Njeteng. Mbah Gondo iku wong sugih nanging sugihe kuwe amarga tau due garwa anake Kompeni sing duite akeh. Sing marakna beja maning garwane Mbah Gondo kue wis seda 10 tahun miyen. Senajan wis 10 tahun hartane garwane Mbah Gondo ora tau entong di nggo apa bae, saking sugihe Mbah Gondo kuwe, pelite ngudubilah setan karo putune dewek kang arane Gemek.
Beda karo Mbah Gondo, angger Gemek kuwe wonge mata duiten banget. Saben ana barang apik mesti langsung njaluk duwit marang mbah kakunge, ning mbah kakunge ora tau aweh duit marang Gemek amarga pelite kuwe. Let suwe Gemek wegah karo Mbah kakunge kuwe. Ana maning wong siji kang arane Njeteng, Njeteng kue rewange Mbah Gondo kang nggelani. Ning bojone almarhum garwane Mbah Gondo tau pesen aja ngasi ngusir njeteng kang umah. Amarga pesen garwane kue Mbah Gondo ora tau ngomehi Njeteng senajan asline nesu banget karo Njeteng. Rewange Mbah Gondo kue polahe ra genah amarga wong jaman tinggalan jajahan Kompeni.
Mbah Gondo kuwe gaweane mangan turu mangan turu tok kadang angger kepingin ya ngarit nggo aweh pakan weduse. Angger Gemek gaweane shopping marang pasar tuku panganan utawa liyane, Gemek olih duwit seka ngongkon Njeteng njikut duit ning lemarine Mbah Gondo. Amarga gelem diapusi Gemek, Njeteng saben dina gelem njikutna duwite Mbah Gondo sing ana nang lemari. Njeteng saben dina pagaweane umbah-umbah, masak karo resik-resik umah bar kue njeteng nonton iklan nang tipi.
Ana kesempetan Gemek njaluk duit marang Mbah Gondo
Gemek : “Mbah nyong njaluk duwit.”
Mbah Gondo : “Nggo ngapa ?”
Gemek : “Ya nggo tuku apa bae mbah ”
Mbah Gondo : “O…, Ora kena !”
Gemek : “Rika pelit temen mbah…. dijaluki duwit marang putune be kaya kue”
Mbah Gondo : “Mengko angger nyong aweh duit marang ko, mbokan nggo tuku barang ding ora-ora.”
Gemek : “Mbahe curiganan temen.”
Mbah Gondo : “Pokoke angger nyong ngomong ora ya ora !”
Gemek : “Lah… Mbahe lho… ”
Gemek mutung maring mbah kakunge trus ngakon Njeteng njikut duwit nang lemarine Mbah Gondo.
Gemek : “Teng nyong jukutna duit nang lemarine Mbah Gondo.”
Njeteng : “Lah moh lah…, ko nglomboni nyong terus he.”
Gemek : “Nyong kiye ora garep nglomboni ko maning.”
Njeteng : “Temenan ora ?, angger ngapusi awas!”
Gemek : “Iya temenan…, ngana nyong jikutna ndikit.”
Njeteng : “Ya, ngoset.”
Pancen Njeteng gampang diapusi Gemek, bar kue njeteng njikut duwit nang lemarine Mbah Gondo.
Njeteng : “Nyah kiye duwite”
Gemek : “Lah kaya kuwe li…, nyong garep maring pasar, ko titip apa ?”
Njeteng : “Nyong tukokna sabun nggo umbah-umbah sing kaya ning tipi kae, sabun sing teyeng ngumbah dewek mereke Solikin”
Gemek : “Ya… gampang lah…”
Njeteng : “Aja kelalen ya…”
Bar bali tekan pasar Gemek ngewehna sabun sing mereke Solikin mau.
Gemek : “Nyah kiye sabune, arep nggo ngapa jane…?”
Njeteng : “Ya nggo umbah-umbah ka. Apa ko arep adus nganggo soilkin kiye ?”
Gemek : “Ya ora lah…, ko lah di takoni tok be langsung mutung.”
Njeteng : “Lha ko kaya kue tok be leren takon”
Gemek : “Wislah…, nimbang padu suka nyong madang ndikit”
Isuk-Isuke njeteng langsung njajal sabun solikin nggo umbah-umbah jerene nang tipi sabun solikin teyeng umbah umbah dewek. Bar ngecor sabun solikin marang umbah-umbahanne, Njeteng langsung turu maning. Ujuk-ujuk ana sing nggugah Njeteng.
Mbah Gondo : “Teng tangi Teng, wis awan kiye.”
Njeteng : “Ana apa Mbah deneng gugah-gugah ?”
Mbah Gondo : “Ko deneng ora umbah-umbah teng ?”
Njeteng : “Sampun Mbah, kae nang ember sih…”
Mbah Gondo : “Kae si jenenge ngekum tok”
Njeteng : “Umbah-umbahanne lagi di kumbah karo sabun solikin kae Mbah…, Mbahe apa ra ngerti angger sabun solikin teyeng umbah umbah dewek nganggo 10 tangan.”
Mbah Gondo : “Ko jere sapa Teng ?”
Njeteng : “kae nang tipi si mbah… ”
Mbah Gondo : “Oalah Teng…, ko jane kepinteren apa pinter banget ya ?”
Njeteng : “Lha ngapa si Mbah ?”
Mbah Gondo : “Kae sing nang tipi nggo iklan tok Teng, mulane angger ndeleng tipi aja ndeleng iklan thok…”
Njeteng : “trus nyong kon kepriwe mbah ?”
Mbah Gondo : “Ya mage di umbah, mbokan ora kena panas.”
Karo mandan mutung marang majikane Njeteng umbah umbah. Dina liyane, Njeteng ngomong karo Gemek angger Njeteng arep wadul maring Mbah gondo angger awake dikon njukut duwit nang lemari karo Gemek.
Njeteng : “Nyong garep wadul maring Mbah Gondo lah....”
Gemek : “Arep wadul apa ?”
Njeteng : “Angger nyong dikon terus karo ko njikut duit nang lemarine Mbah Gondo.”
Gemek : “Ka deneng wadul, anu ngapa ?, nyong mbokan ora nglomboni ko maning ?”
Njeteng : “Lha kae ko tuku sabun sing palsu.”
Gemek : “Palsu kepriwe ?, nang wadahe ana tulisane Solikin mbok ?, lha kae sing dipesen karo ko mbokan ?”
Njeteng : “Iya, ning deneng sabune ka ora teyeng ngumbah dewek.”
Gemek : “Ya iya…, wong sabun ya ra teyeng ngumbah dewek”
Njeteng : “Lha kae nang tipi, bar dicor sabune deneng umbah-umbahanne langsung resik kabeh ?”
Gemek : “Lah jan, kae li nggo promosi tok…, sing nglomboni ko tipine kue udu nyong !”
Amarga Njeteng ngeyel bae, Gemek ninggal lunga Njeteng.
Njeteng : “Tak omong na temenan lah….”
Gemek : “Ngana nyong ra wedi.”
Njeteng wadul temenan marang Mbah Gondo.
Mbah Gondo : “Ngapa maning ko ?, arep ngomong ko nduwe sabun sing aji maning ?, ngana sabune nggo ngumbah raine ko ngasi mencling.”
Njeteng : “Ora…, kae lho mbah…, nyong jane saben dina di kon karo Gemek kon njikut duite ko Mbah”
Mbah Gondo : “Apa ?, ra mungkin putune nyong kaya kue mesti ko njikut nggo awake ko dewek.”
Njeteng : “Ora mbah temenan, jajal deleng bae saben dina Gemek menyang pasar mbok ?, lha kae nggone sangu li ngaggo duite ko Mbah…”
Mbah Gondo : “Kurang ajar kae bocah !”
Njeteng : “Mulane…, domehi bae kae Mbah.”
Karo nesu Mbah Gondo ngomong karo Gemek.
Mbah Gondo : “Ko sing cokan ngongkon Njeteng njikut duit nang lemari ya ?!”
Gemek : “Ora ka mbah…”
Mbah Gondo : “lha kue ko ulih duit nggo menyang pasar olih kang ndi ?!”
Gemek : “Ya…, nyelengi Mbah.”
Mbah Gondo : “Ko ngaku bae karo nyong…, aja ngapusi wong tua ngko kualat lah ndais.”
Gemek : “Ya nyong ngaku Mbah, lha… rika pelit banget si Mbah karo nyong, mulane nyong ngongkon Njeteng nggo njikut duite.”
Mbah Gondo : “Lah ngaku bae li nggenah… Ya, ngesuk aja di baleni maning ya ?.”
Gemek : “Tapi Mbahe aja pelit maning maring nyong ya…”
Mbah Gondo : “Iya, mulane angger ko njaluk duit sing jujur nggo ngapa, dadine nyong ora wegah aweh maring ko”
Gemek : “Iya Mbah, nah kaya kue li… karo putune…, aja pelit-pelit.”
Mbah Gondo : “O…, ra tak wehi dit sisian angger ko ngomong pelit karo nyong.”
Gemek : “Iya ngapura mbah”
Amarga sabun Solikin kue mbah Gondo karo Gemek ora pelit maning. Lan uripe Mbah Gondo makmur karo putune sing arane gemek, karo rewange sing ngeyelan sing arane Njeteng.
TAMAT
Beda karo Mbah Gondo, angger Gemek kuwe wonge mata duiten banget. Saben ana barang apik mesti langsung njaluk duwit marang mbah kakunge, ning mbah kakunge ora tau aweh duit marang Gemek amarga pelite kuwe. Let suwe Gemek wegah karo Mbah kakunge kuwe. Ana maning wong siji kang arane Njeteng, Njeteng kue rewange Mbah Gondo kang nggelani. Ning bojone almarhum garwane Mbah Gondo tau pesen aja ngasi ngusir njeteng kang umah. Amarga pesen garwane kue Mbah Gondo ora tau ngomehi Njeteng senajan asline nesu banget karo Njeteng. Rewange Mbah Gondo kue polahe ra genah amarga wong jaman tinggalan jajahan Kompeni.
Mbah Gondo kuwe gaweane mangan turu mangan turu tok kadang angger kepingin ya ngarit nggo aweh pakan weduse. Angger Gemek gaweane shopping marang pasar tuku panganan utawa liyane, Gemek olih duwit seka ngongkon Njeteng njikut duit ning lemarine Mbah Gondo. Amarga gelem diapusi Gemek, Njeteng saben dina gelem njikutna duwite Mbah Gondo sing ana nang lemari. Njeteng saben dina pagaweane umbah-umbah, masak karo resik-resik umah bar kue njeteng nonton iklan nang tipi.
Ana kesempetan Gemek njaluk duit marang Mbah Gondo
Gemek : “Mbah nyong njaluk duwit.”
Mbah Gondo : “Nggo ngapa ?”
Gemek : “Ya nggo tuku apa bae mbah ”
Mbah Gondo : “O…, Ora kena !”
Gemek : “Rika pelit temen mbah…. dijaluki duwit marang putune be kaya kue”
Mbah Gondo : “Mengko angger nyong aweh duit marang ko, mbokan nggo tuku barang ding ora-ora.”
Gemek : “Mbahe curiganan temen.”
Mbah Gondo : “Pokoke angger nyong ngomong ora ya ora !”
Gemek : “Lah… Mbahe lho… ”
Gemek mutung maring mbah kakunge trus ngakon Njeteng njikut duwit nang lemarine Mbah Gondo.
Gemek : “Teng nyong jukutna duit nang lemarine Mbah Gondo.”
Njeteng : “Lah moh lah…, ko nglomboni nyong terus he.”
Gemek : “Nyong kiye ora garep nglomboni ko maning.”
Njeteng : “Temenan ora ?, angger ngapusi awas!”
Gemek : “Iya temenan…, ngana nyong jikutna ndikit.”
Njeteng : “Ya, ngoset.”
Pancen Njeteng gampang diapusi Gemek, bar kue njeteng njikut duwit nang lemarine Mbah Gondo.
Njeteng : “Nyah kiye duwite”
Gemek : “Lah kaya kuwe li…, nyong garep maring pasar, ko titip apa ?”
Njeteng : “Nyong tukokna sabun nggo umbah-umbah sing kaya ning tipi kae, sabun sing teyeng ngumbah dewek mereke Solikin”
Gemek : “Ya… gampang lah…”
Njeteng : “Aja kelalen ya…”
Bar bali tekan pasar Gemek ngewehna sabun sing mereke Solikin mau.
Gemek : “Nyah kiye sabune, arep nggo ngapa jane…?”
Njeteng : “Ya nggo umbah-umbah ka. Apa ko arep adus nganggo soilkin kiye ?”
Gemek : “Ya ora lah…, ko lah di takoni tok be langsung mutung.”
Njeteng : “Lha ko kaya kue tok be leren takon”
Gemek : “Wislah…, nimbang padu suka nyong madang ndikit”
Isuk-Isuke njeteng langsung njajal sabun solikin nggo umbah-umbah jerene nang tipi sabun solikin teyeng umbah umbah dewek. Bar ngecor sabun solikin marang umbah-umbahanne, Njeteng langsung turu maning. Ujuk-ujuk ana sing nggugah Njeteng.
Mbah Gondo : “Teng tangi Teng, wis awan kiye.”
Njeteng : “Ana apa Mbah deneng gugah-gugah ?”
Mbah Gondo : “Ko deneng ora umbah-umbah teng ?”
Njeteng : “Sampun Mbah, kae nang ember sih…”
Mbah Gondo : “Kae si jenenge ngekum tok”
Njeteng : “Umbah-umbahanne lagi di kumbah karo sabun solikin kae Mbah…, Mbahe apa ra ngerti angger sabun solikin teyeng umbah umbah dewek nganggo 10 tangan.”
Mbah Gondo : “Ko jere sapa Teng ?”
Njeteng : “kae nang tipi si mbah… ”
Mbah Gondo : “Oalah Teng…, ko jane kepinteren apa pinter banget ya ?”
Njeteng : “Lha ngapa si Mbah ?”
Mbah Gondo : “Kae sing nang tipi nggo iklan tok Teng, mulane angger ndeleng tipi aja ndeleng iklan thok…”
Njeteng : “trus nyong kon kepriwe mbah ?”
Mbah Gondo : “Ya mage di umbah, mbokan ora kena panas.”
Karo mandan mutung marang majikane Njeteng umbah umbah. Dina liyane, Njeteng ngomong karo Gemek angger Njeteng arep wadul maring Mbah gondo angger awake dikon njukut duwit nang lemari karo Gemek.
Njeteng : “Nyong garep wadul maring Mbah Gondo lah....”
Gemek : “Arep wadul apa ?”
Njeteng : “Angger nyong dikon terus karo ko njikut duit nang lemarine Mbah Gondo.”
Gemek : “Ka deneng wadul, anu ngapa ?, nyong mbokan ora nglomboni ko maning ?”
Njeteng : “Lha kae ko tuku sabun sing palsu.”
Gemek : “Palsu kepriwe ?, nang wadahe ana tulisane Solikin mbok ?, lha kae sing dipesen karo ko mbokan ?”
Njeteng : “Iya, ning deneng sabune ka ora teyeng ngumbah dewek.”
Gemek : “Ya iya…, wong sabun ya ra teyeng ngumbah dewek”
Njeteng : “Lha kae nang tipi, bar dicor sabune deneng umbah-umbahanne langsung resik kabeh ?”
Gemek : “Lah jan, kae li nggo promosi tok…, sing nglomboni ko tipine kue udu nyong !”
Amarga Njeteng ngeyel bae, Gemek ninggal lunga Njeteng.
Njeteng : “Tak omong na temenan lah….”
Gemek : “Ngana nyong ra wedi.”
Njeteng wadul temenan marang Mbah Gondo.
Mbah Gondo : “Ngapa maning ko ?, arep ngomong ko nduwe sabun sing aji maning ?, ngana sabune nggo ngumbah raine ko ngasi mencling.”
Njeteng : “Ora…, kae lho mbah…, nyong jane saben dina di kon karo Gemek kon njikut duite ko Mbah”
Mbah Gondo : “Apa ?, ra mungkin putune nyong kaya kue mesti ko njikut nggo awake ko dewek.”
Njeteng : “Ora mbah temenan, jajal deleng bae saben dina Gemek menyang pasar mbok ?, lha kae nggone sangu li ngaggo duite ko Mbah…”
Mbah Gondo : “Kurang ajar kae bocah !”
Njeteng : “Mulane…, domehi bae kae Mbah.”
Karo nesu Mbah Gondo ngomong karo Gemek.
Mbah Gondo : “Ko sing cokan ngongkon Njeteng njikut duit nang lemari ya ?!”
Gemek : “Ora ka mbah…”
Mbah Gondo : “lha kue ko ulih duit nggo menyang pasar olih kang ndi ?!”
Gemek : “Ya…, nyelengi Mbah.”
Mbah Gondo : “Ko ngaku bae karo nyong…, aja ngapusi wong tua ngko kualat lah ndais.”
Gemek : “Ya nyong ngaku Mbah, lha… rika pelit banget si Mbah karo nyong, mulane nyong ngongkon Njeteng nggo njikut duite.”
Mbah Gondo : “Lah ngaku bae li nggenah… Ya, ngesuk aja di baleni maning ya ?.”
Gemek : “Tapi Mbahe aja pelit maning maring nyong ya…”
Mbah Gondo : “Iya, mulane angger ko njaluk duit sing jujur nggo ngapa, dadine nyong ora wegah aweh maring ko”
Gemek : “Iya Mbah, nah kaya kue li… karo putune…, aja pelit-pelit.”
Mbah Gondo : “O…, ra tak wehi dit sisian angger ko ngomong pelit karo nyong.”
Gemek : “Iya ngapura mbah”
Amarga sabun Solikin kue mbah Gondo karo Gemek ora pelit maning. Lan uripe Mbah Gondo makmur karo putune sing arane gemek, karo rewange sing ngeyelan sing arane Njeteng.
TAMAT
Sabtu, 30 Oktober 2010
SEL
Senyawa kimia penyusun sel disebut Protoplasma
Sebagian besar protoplasma terdiri dari Air, tetapi bahan yang memberi ciri pada strukturnya adalah Protein
Senyawa organik dalam protoplasma berupa karbohidrat, lemak, protein, dan asam nukleat
Berdasarkan fungsinya, karbohidrat dapat di kelompokkan menjadi :
1. Karbobidrat sederhana sebagai sumber energi di dalam sel
2. Karbohidrat rantai panjang sebagai cadangan energi
3. Karbohidrat rantai panjang sebagai komponen struktural organel dan bagian sel lainnya.
Rumus molekul karbohidrat adalah Cn(H2O)n (karbon/C, oksigen/O, hidrogen/H).
Pada tumbuhan, karbohidrat dibentuk oleh sel-sel berhijau daun (kloroplas yang mengandung klorofil). melalui proses fotosintesis
Karbohidrat di bedakan menjadi :
1. Monosakarida adalah karbohidrat sederhana yang namanya di
tentukan oleh jumlah atom C
2. Disakarida (Cn(H2O)N-1) adalah karbohidrat yang jika dihidrolisis
akan menghasilkan dua monosakarida yang sama atau berbeda
3. Ada Dua macam Polisakarida (C6H10O5)n yaitu:
~Homopolisakarida (di bentuk oleh monosakarida yang sama)
~Heteropolisakarida (di bangun oleh bermacam-macam
monosakarida, nitrogen amino, dan sulfur)
Lemak(lipid) di bangun oleh gliserol dan asam lemak
Lemak mempunyai sifat tidak larut dalam air, tetapi dapat larut dalam pelarut organik seperti eter, kloroform, dan alkohol
Lemak berfungsi antara lain sebagai komponen membran plasma, hormon, dan vitamin
Pada sel makhluk hidup, lemak terdapat dalam bentuk :
1. Lemak sederhana di bangun oleh satu gliserol dan tiga asam lemak (trigliserida) dapat berupa asam lemak jenuh atau asam lemak tak jenuh
2. Lemak gabungan merupakan ester asam lemak, alkohol, dan zat-zat lain. Lemak gabungan merupakan komponen struktural yang terpenting pada membran sel.
Contoh lemak gabungan :
~Fosfolipid adalah lipid yang mengandung gugus ester fosfat
~Glikolipid , mengandung molekul karbohidrat dan lipid. Protoplasma sel hewan
mengandung dua macam glikolipid, yaitu serebrosida (merupakan komponen
lemak pada sel otak dan selubung meielin) dan gangliosida (terdapat pada
bagian otak kelabudan membran eritrosit)
~Lipoprotein, merupakan lipid yang mengandung protein
~karotenoid, merupakan lipid gabungan berpigmen yang terdapat pada sel tumbuhan dan sel hewan
3. Turunan Lemak, Steroid merupakan senyawa turunan lemak. terdapat pada
protoplasma sel hewan
Pada sel hidup, protein mempunyai dua peran utama yaitu peran katalitik dan mekanik
Berdasarkan komposisi kimianya, protein digolongkan menjadi 2, yaitu protein sederhana dan protein gabungan
Ada dua macam asam nukleat yaitu asam nukleat, asam ribonukleat (RNA) dan asam deoksiribonukleat (DNA)
Fungsi asam nukleat adalah untuk mengontrol aktivitas sel dan membawa informasi genetik .
Asam nukleat merupakan polimer nukleotida. Hidrolisis nukleotida akan menghasilkan :
a. Fosfat (P)
b. Gula pentosa, yaitu ribosa atau deoksiribosa
c. Basa nitrogen (basa organik)
Basa nitrogen terdiri dari golongan purin (terdiri dari adenin (A) dan guanin (G)) dan pirimidin (terdiri dari timin (T), sitosin (C), urasil (U)).
Pada protoplasma terdapat nukleotida lain yang berperan pada proses biologis sepreti :
@ adenosin monofosfat (AMP)
@ adenosin difosfat (ADP)
@ adenosin trifosfat (ATP)
@ guanosin trifosfat (GTP)
@ timidin trifosfat (TTP)
@ uridin trifosfat (UTP)
@ sitidin trifosfat (STP)
Pada protoplasma terdapat juga enzim (protein katalitik)
DNA
RNA
terdiri dari 2 rantai nukleotida (double helix) panjang
terdiri dari satu rantai (single strain) nukleotida pendek
mengandung asam fosfat yang menghubungkan gula yang 1 dengan gula yang lainnya
mengandung asam fosfat yang menghubungkan gula yang 1 dengan gula yang lainnya
mengandung gula deoksiribosa
mengandung gula ribosa
basa nitrogen:
purin: adenin (A), dan Guanin (G)
pirimidin: timin (T), dan sitosin (C)
basa nitrogen:
purin: adenin (A), dan guanin (G)
pirimidin: urasil (U), dan sitosin (C)
merupakan materi genetik, membawa informasi genetik
berperan dalam sintsis protein
terdapat pada kromosom,nukleoplasma,mitokondria, dan kloroplas
terdapat pada nukleolus, nukleoplasma, dan sitoplasma
Sel tumbuhan dan hewan termasuk dalam golongan EUKARIOTIK
“Sel merupakan kesatuan struktur kehidupan” teori (Matthias S dan Theodor S)
”Sel merupakan kesatuan fungsional kehidupan” teori (Max S dan Thomas H)
”(Omnis cellula e cellula) sel merupakan kesatuan pertumbuhan” teori (Rudolf Virchow)
”Sel merupakan kesatuan hereditas makhluk hidup” teori (Walther F)
“Sel merupakan kesatuan reproduksi dari makhluk hidup” teori (Edward S)
Membran sel tersusun dari 2 lapisan yang terdiri dari fosfolipid dan protein (Lipolipid)
Membran sel bersifat semipermeabel atau selektif permeabel
Pada sel tumbuhan terdapat plasmodesmata (tempat pertukaran zat antar sel)
Nukleolus berfungsi menyintesis berbagai macam molekul RNA (ribonukleat acid) yang digunakan dalam perakitan ribosom
Nukleoplasma (cairan inti) merupakan zat yang tersusun atas protein
Butiran kromatin terdapat pada nukleoplasma
Pada saat sel membelah, butiran kromatin menebal seperti benang yang disebut kromosom
Kromosom mengandung DNA (deoksiribonukleat acid) yang berfungsi menyampaikan informasi genetik melalui sintesis protein
Sitoplasma merupakan cairan sel yang terdapat pada dalam sel kecuali pada inti dan organel sel
Fase sol sitoplasma, jika konsentrasi air tinggi
Fase gel sitoplasma, jika konsentrasi air rendah
Sitoplasma mengandung organel-organel sel : Retikulum endoplasma kasar (REK), retikulum endoplasma halus (REH), Badan golgi, Ribosom, Lisosom, Peroksisom dan Glioksisom, Mitokondria, Plastida, Vakuola, Sentriol, Sitoskeleton
Retikulum endoplasma merupakan perluasan membran yang saling berhubungan yang membentuk saluran pipih di dalam sitoplasma
Protein yang di sintesis pada ribosom yang melekat pada RE biasanya di tunjukan untuk luar sel
Apabila protein telah mencapai ujung RE, maka akan di simpan pada membran kecil yang mengandung kantong (Vesikula)
Vesikula di bentuk dari irisan REH yang berhubugan dengan REK
Fungsi REK adalah mendukung sintesis protein dan penyaluran bahan genetik antara inti sel dengan sitoplasma
REH memiliki enzim pada permukaannya yang berfungsi untuk sintesis lipid, glikogen, dan persenyawaan steroid
Sel tumbuhan memiliki paling banyak organel badan golgi
Badan golgi pada tumbuhan di sebut DIKTIOSOM
Badan golgi di bangun oleh membran yang berbentuk sisterna, tubulus,dan vesikula
Fungsi badan golgi antara lain:
A) membentuk kantong kantong (vesikula) untuk sekresi
B) membentuk membran plasma
C) membentuk dinding sel (pada tumbuhan)
D) membentuk akrosom pada sperma yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom
Ribosom tersusun oleh RNA ribosom dan protein
Tiap ribosom terdiri dari 2 subunit yang berbeda ukuran dan di stabilkan oleh ion magnesium
Pada waktu sintesis protein ribosom membentuk poliribosom(polisom)
Lisosom ditemukan tahun 1955 di beri nama oleh Cristian de Duve
Lisosom dihasilkan oleh badan golgi yang kaya protein
Lisosom berisi enzim yang dapat memecahkan/mencerna polisakarida, lipid, fosfolipid, asam nukleat, dan protein
Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel dan autofagus
Peroksisom berisi berbagai enzim, khususnya enzim katalase
Pada hewan, peroksisom banyak terdapat di hati dan ginjal
Glioksisom hanya terdapat pada sel tumbuhan
Glioksisom mengandung enzim pengubah lemak menjadi gula
Mitokondria adalah organel penghasil energi sel
Pelekukan membran dalam pada mitokondria di sebut KRISTA
Pada krista terdapat enzim untuk fosforilasi oksidatif dan sistem transpor elektron
Sel-sel yang aktif atau memiliki metabolisme tinggi, mitokondrianya mengandung banyak krista
Protein yang berperan dalam respirasi, termasuk enzim pembuat ATP, di buat dalam membran dalam
Membran dalam membagi mitokondria menjadi 2 ruang yaitu, ruang intermembran dan matriks mitokondria
Matriks mitokondria banyak mengandung protein dan DNA, ribosom dan beberapa jenis RNA
Mitokondria dapat menyintesis protein sendiri, karena memiliki ribosom, RNA, dan DNA
Plastida adalah organel yang hanya terdapat pada sel tumbuhan
Tiga macam plastida :
A) Kormoplas, yaitu plastida berwarna dan berpigmen selain klorofil
B) Leukoplas, yaitu plastida yang berwarna putih dan berfungsi menyimpan amilum(amiloplas), minyak(elaioplas), dan protein(aleuroplas)
C) Kloroplas, yaitu plastida yang mengandung klorofil
Membran dalam yang melingkupi matriks di sebut STROMA
Tumpukan tilakoid dinamakan GRANUM
Kloroplas terdiri dari protein fosfolipid, pigmen hijau dan kuning, DNA, dan RNA
Vakuola adalah organel yang berisi cairan dan dibatasi oleh suatu membran yang disebut TONOPLAS
Vakuola terbentuk oleh pelipatan ke dalam dari membran sel
Sel tumbuhan mempunyai Vakuola yang besar
Vakuola berisi :
a) Asam organik
b) Asam amino
c) Glukosa
d) Gas
e) Garam garam kristal
f) Alkaloid antara lain :
a) nikotin, pada daun tembakau (Nicotiana tabacum)
b) kafein pada biji kopi (coffea sp.)
c) kinin pada kulit kina (Chinchan sp.)
d) tein pada daun teh (Camellia sinensis)
e) teobromin pada buah cokelat/biji cokelat(Theobroma cacao)
f) solanin pada umbi kentang (Solanum sp.)
Vakuola Kontraktil berfungsi sebagai osmoregulator, yaitu pengatur nilai osmotik sel atau ekskresi
Sentriol merupakan hasil perkembangan sentrosom, yaitu pusat sel, daerah dari sitoplasma yang dekat dengan nukleus
Sentriol berupa kumpulan mikrotubulus yang yang berperan sebagai kutub-kutub pembelahan secara mitosis atau meiosis
Sitoskeleton tersusun atas tiga jenis serabut yang berbeda :
A) mikrofilamen
B) mikrotubul
C) filamen antara
Mikrofilamen adalah rantai ganda protein yang saling bertaut dan tipis, terdiri dari protein yang di sebut aktin
Mikrotubul adalah rantai protein yang berbentuk spiral dan spiral ini membentuk tabung berlubang, mikrotubul tersusun atas bola bola molekul yang di sebut tubulin
Mikrotubul merupakan serabut penyusun sitoskeleton terbesar
Mikrotubul dapat membentuk sentriol, silia, flagela
Mikrotubul mempunyai fungsi :
A) mengarahkan gerakan komponen-komponen sel
B) mempertahankan bentuk sel
C) membantu pembelahan sel secara mitosis
Filamen antara adalah rantai molekul protein yang berbentuk untaian saling melilit
Filamen antara umumnya tersusun atas FIMENTIN
Fungsi sitoskeleton adalah sebagai berikut:
A) memberikan kekuatan mekanik pada sel
B) menjadi kerangka sel
C) membantu gerakan substansi dari satu bagian sel ke bagian lain
Pada dinding sel terdapat bagian yang tidak menebal, yaitu NOKTAH
Pada noktah terdapat plasmodesmata
Tekanan air atau isi sel terhadap dinding sel di sebut tekan TURGOR
TRANSPOR MELALUI MEMBRAN
S. Singer dan E. NICOLSON (1972) mengemukakan teori tentang membran sel yang di kenal dengan TEORI MEMBRAN MOZAIK CAIR , teori ini menyatakan bahwa membran sel tersusun oleh lapisan protein.
Protein yang tersembul di antara 2 lapis fosfolipid di sebut protein ekstrinsik (perifer) dan bersifat hidrofobik (suka air)
Protein yang tenggelam di antara dua lapis fosfolipid di sebut protein instrinsik (integral) dan bersifat hidrofobik (menolak air)
Membran sel bersifat semipermeabel atau selektif permeabel, artinya membran sel hanya dapat dilalui oleh air dan zat-zat tertentu yang terlarut di dalamnya
Membran sel berfungsi mengatur gerakan materi atau transportasi dari dan keluar sel
Transpor pasif adalah transpor yang tidak memerlukan energi
Senyawa kimia penyusun sel disebut Protoplasma
Sebagian besar protoplasma terdiri dari Air, tetapi bahan yang memberi ciri pada strukturnya adalah Protein
Senyawa organik dalam protoplasma berupa karbohidrat, lemak, protein, dan asam nukleat
Berdasarkan fungsinya, karbohidrat dapat di kelompokkan menjadi :
1. Karbobidrat sederhana sebagai sumber energi di dalam sel
2. Karbohidrat rantai panjang sebagai cadangan energi
3. Karbohidrat rantai panjang sebagai komponen struktural organel dan bagian sel lainnya.
Rumus molekul karbohidrat adalah Cn(H2O)n (karbon/C, oksigen/O, hidrogen/H).
Pada tumbuhan, karbohidrat dibentuk oleh sel-sel berhijau daun (kloroplas yang mengandung klorofil). melalui proses fotosintesis
Karbohidrat di bedakan menjadi :
1. Monosakarida adalah karbohidrat sederhana yang namanya di
tentukan oleh jumlah atom C
2. Disakarida (Cn(H2O)N-1) adalah karbohidrat yang jika dihidrolisis
akan menghasilkan dua monosakarida yang sama atau berbeda
3. Ada Dua macam Polisakarida (C6H10O5)n yaitu:
~Homopolisakarida (di bentuk oleh monosakarida yang sama)
~Heteropolisakarida (di bangun oleh bermacam-macam
monosakarida, nitrogen amino, dan sulfur)
Lemak(lipid) di bangun oleh gliserol dan asam lemak
Lemak mempunyai sifat tidak larut dalam air, tetapi dapat larut dalam pelarut organik seperti eter, kloroform, dan alkohol
Lemak berfungsi antara lain sebagai komponen membran plasma, hormon, dan vitamin
Pada sel makhluk hidup, lemak terdapat dalam bentuk :
1. Lemak sederhana di bangun oleh satu gliserol dan tiga asam lemak (trigliserida) dapat berupa asam lemak jenuh atau asam lemak tak jenuh
2. Lemak gabungan merupakan ester asam lemak, alkohol, dan zat-zat lain. Lemak gabungan merupakan komponen struktural yang terpenting pada membran sel.
Contoh lemak gabungan :
~Fosfolipid adalah lipid yang mengandung gugus ester fosfat
~Glikolipid , mengandung molekul karbohidrat dan lipid. Protoplasma sel hewan
mengandung dua macam glikolipid, yaitu serebrosida (merupakan komponen
lemak pada sel otak dan selubung meielin) dan gangliosida (terdapat pada
bagian otak kelabudan membran eritrosit)
~Lipoprotein, merupakan lipid yang mengandung protein
~karotenoid, merupakan lipid gabungan berpigmen yang terdapat pada sel tumbuhan dan sel hewan
3. Turunan Lemak, Steroid merupakan senyawa turunan lemak. terdapat pada
protoplasma sel hewan
Pada sel hidup, protein mempunyai dua peran utama yaitu peran katalitik dan mekanik
Berdasarkan komposisi kimianya, protein digolongkan menjadi 2, yaitu protein sederhana dan protein gabungan
Ada dua macam asam nukleat yaitu asam nukleat, asam ribonukleat (RNA) dan asam deoksiribonukleat (DNA)
Fungsi asam nukleat adalah untuk mengontrol aktivitas sel dan membawa informasi genetik .
Asam nukleat merupakan polimer nukleotida. Hidrolisis nukleotida akan menghasilkan :
a. Fosfat (P)
b. Gula pentosa, yaitu ribosa atau deoksiribosa
c. Basa nitrogen (basa organik)
Basa nitrogen terdiri dari golongan purin (terdiri dari adenin (A) dan guanin (G)) dan pirimidin (terdiri dari timin (T), sitosin (C), urasil (U)).
Pada protoplasma terdapat nukleotida lain yang berperan pada proses biologis sepreti :
@ adenosin monofosfat (AMP)
@ adenosin difosfat (ADP)
@ adenosin trifosfat (ATP)
@ guanosin trifosfat (GTP)
@ timidin trifosfat (TTP)
@ uridin trifosfat (UTP)
@ sitidin trifosfat (STP)
Pada protoplasma terdapat juga enzim (protein katalitik)
DNA
RNA
terdiri dari 2 rantai nukleotida (double helix) panjang
terdiri dari satu rantai (single strain) nukleotida pendek
mengandung asam fosfat yang menghubungkan gula yang 1 dengan gula yang lainnya
mengandung asam fosfat yang menghubungkan gula yang 1 dengan gula yang lainnya
mengandung gula deoksiribosa
mengandung gula ribosa
basa nitrogen:
purin: adenin (A), dan Guanin (G)
pirimidin: timin (T), dan sitosin (C)
basa nitrogen:
purin: adenin (A), dan guanin (G)
pirimidin: urasil (U), dan sitosin (C)
merupakan materi genetik, membawa informasi genetik
berperan dalam sintsis protein
terdapat pada kromosom,nukleoplasma,mitokondria, dan kloroplas
terdapat pada nukleolus, nukleoplasma, dan sitoplasma
Sel tumbuhan dan hewan termasuk dalam golongan EUKARIOTIK
“Sel merupakan kesatuan struktur kehidupan” teori (Matthias S dan Theodor S)
”Sel merupakan kesatuan fungsional kehidupan” teori (Max S dan Thomas H)
”(Omnis cellula e cellula) sel merupakan kesatuan pertumbuhan” teori (Rudolf Virchow)
”Sel merupakan kesatuan hereditas makhluk hidup” teori (Walther F)
“Sel merupakan kesatuan reproduksi dari makhluk hidup” teori (Edward S)
Membran sel tersusun dari 2 lapisan yang terdiri dari fosfolipid dan protein (Lipolipid)
Membran sel bersifat semipermeabel atau selektif permeabel
Pada sel tumbuhan terdapat plasmodesmata (tempat pertukaran zat antar sel)
Nukleolus berfungsi menyintesis berbagai macam molekul RNA (ribonukleat acid) yang digunakan dalam perakitan ribosom
Nukleoplasma (cairan inti) merupakan zat yang tersusun atas protein
Butiran kromatin terdapat pada nukleoplasma
Pada saat sel membelah, butiran kromatin menebal seperti benang yang disebut kromosom
Kromosom mengandung DNA (deoksiribonukleat acid) yang berfungsi menyampaikan informasi genetik melalui sintesis protein
Sitoplasma merupakan cairan sel yang terdapat pada dalam sel kecuali pada inti dan organel sel
Fase sol sitoplasma, jika konsentrasi air tinggi
Fase gel sitoplasma, jika konsentrasi air rendah
Sitoplasma mengandung organel-organel sel : Retikulum endoplasma kasar (REK), retikulum endoplasma halus (REH), Badan golgi, Ribosom, Lisosom, Peroksisom dan Glioksisom, Mitokondria, Plastida, Vakuola, Sentriol, Sitoskeleton
Retikulum endoplasma merupakan perluasan membran yang saling berhubungan yang membentuk saluran pipih di dalam sitoplasma
Protein yang di sintesis pada ribosom yang melekat pada RE biasanya di tunjukan untuk luar sel
Apabila protein telah mencapai ujung RE, maka akan di simpan pada membran kecil yang mengandung kantong (Vesikula)
Vesikula di bentuk dari irisan REH yang berhubugan dengan REK
Fungsi REK adalah mendukung sintesis protein dan penyaluran bahan genetik antara inti sel dengan sitoplasma
REH memiliki enzim pada permukaannya yang berfungsi untuk sintesis lipid, glikogen, dan persenyawaan steroid
Sel tumbuhan memiliki paling banyak organel badan golgi
Badan golgi pada tumbuhan di sebut DIKTIOSOM
Badan golgi di bangun oleh membran yang berbentuk sisterna, tubulus,dan vesikula
Fungsi badan golgi antara lain:
A) membentuk kantong kantong (vesikula) untuk sekresi
B) membentuk membran plasma
C) membentuk dinding sel (pada tumbuhan)
D) membentuk akrosom pada sperma yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom
Ribosom tersusun oleh RNA ribosom dan protein
Tiap ribosom terdiri dari 2 subunit yang berbeda ukuran dan di stabilkan oleh ion magnesium
Pada waktu sintesis protein ribosom membentuk poliribosom(polisom)
Lisosom ditemukan tahun 1955 di beri nama oleh Cristian de Duve
Lisosom dihasilkan oleh badan golgi yang kaya protein
Lisosom berisi enzim yang dapat memecahkan/mencerna polisakarida, lipid, fosfolipid, asam nukleat, dan protein
Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel dan autofagus
Peroksisom berisi berbagai enzim, khususnya enzim katalase
Pada hewan, peroksisom banyak terdapat di hati dan ginjal
Glioksisom hanya terdapat pada sel tumbuhan
Glioksisom mengandung enzim pengubah lemak menjadi gula
Mitokondria adalah organel penghasil energi sel
Pelekukan membran dalam pada mitokondria di sebut KRISTA
Pada krista terdapat enzim untuk fosforilasi oksidatif dan sistem transpor elektron
Sel-sel yang aktif atau memiliki metabolisme tinggi, mitokondrianya mengandung banyak krista
Protein yang berperan dalam respirasi, termasuk enzim pembuat ATP, di buat dalam membran dalam
Membran dalam membagi mitokondria menjadi 2 ruang yaitu, ruang intermembran dan matriks mitokondria
Matriks mitokondria banyak mengandung protein dan DNA, ribosom dan beberapa jenis RNA
Mitokondria dapat menyintesis protein sendiri, karena memiliki ribosom, RNA, dan DNA
Plastida adalah organel yang hanya terdapat pada sel tumbuhan
Tiga macam plastida :
A) Kormoplas, yaitu plastida berwarna dan berpigmen selain klorofil
B) Leukoplas, yaitu plastida yang berwarna putih dan berfungsi menyimpan amilum(amiloplas), minyak(elaioplas), dan protein(aleuroplas)
C) Kloroplas, yaitu plastida yang mengandung klorofil
Membran dalam yang melingkupi matriks di sebut STROMA
Tumpukan tilakoid dinamakan GRANUM
Kloroplas terdiri dari protein fosfolipid, pigmen hijau dan kuning, DNA, dan RNA
Vakuola adalah organel yang berisi cairan dan dibatasi oleh suatu membran yang disebut TONOPLAS
Vakuola terbentuk oleh pelipatan ke dalam dari membran sel
Sel tumbuhan mempunyai Vakuola yang besar
Vakuola berisi :
a) Asam organik
b) Asam amino
c) Glukosa
d) Gas
e) Garam garam kristal
f) Alkaloid antara lain :
a) nikotin, pada daun tembakau (Nicotiana tabacum)
b) kafein pada biji kopi (coffea sp.)
c) kinin pada kulit kina (Chinchan sp.)
d) tein pada daun teh (Camellia sinensis)
e) teobromin pada buah cokelat/biji cokelat(Theobroma cacao)
f) solanin pada umbi kentang (Solanum sp.)
Vakuola Kontraktil berfungsi sebagai osmoregulator, yaitu pengatur nilai osmotik sel atau ekskresi
Sentriol merupakan hasil perkembangan sentrosom, yaitu pusat sel, daerah dari sitoplasma yang dekat dengan nukleus
Sentriol berupa kumpulan mikrotubulus yang yang berperan sebagai kutub-kutub pembelahan secara mitosis atau meiosis
Sitoskeleton tersusun atas tiga jenis serabut yang berbeda :
A) mikrofilamen
B) mikrotubul
C) filamen antara
Mikrofilamen adalah rantai ganda protein yang saling bertaut dan tipis, terdiri dari protein yang di sebut aktin
Mikrotubul adalah rantai protein yang berbentuk spiral dan spiral ini membentuk tabung berlubang, mikrotubul tersusun atas bola bola molekul yang di sebut tubulin
Mikrotubul merupakan serabut penyusun sitoskeleton terbesar
Mikrotubul dapat membentuk sentriol, silia, flagela
Mikrotubul mempunyai fungsi :
A) mengarahkan gerakan komponen-komponen sel
B) mempertahankan bentuk sel
C) membantu pembelahan sel secara mitosis
Filamen antara adalah rantai molekul protein yang berbentuk untaian saling melilit
Filamen antara umumnya tersusun atas FIMENTIN
Fungsi sitoskeleton adalah sebagai berikut:
A) memberikan kekuatan mekanik pada sel
B) menjadi kerangka sel
C) membantu gerakan substansi dari satu bagian sel ke bagian lain
Pada dinding sel terdapat bagian yang tidak menebal, yaitu NOKTAH
Pada noktah terdapat plasmodesmata
Tekanan air atau isi sel terhadap dinding sel di sebut tekan TURGOR
TRANSPOR MELALUI MEMBRAN
S. Singer dan E. NICOLSON (1972) mengemukakan teori tentang membran sel yang di kenal dengan TEORI MEMBRAN MOZAIK CAIR , teori ini menyatakan bahwa membran sel tersusun oleh lapisan protein.
Protein yang tersembul di antara 2 lapis fosfolipid di sebut protein ekstrinsik (perifer) dan bersifat hidrofobik (suka air)
Protein yang tenggelam di antara dua lapis fosfolipid di sebut protein instrinsik (integral) dan bersifat hidrofobik (menolak air)
Membran sel bersifat semipermeabel atau selektif permeabel, artinya membran sel hanya dapat dilalui oleh air dan zat-zat tertentu yang terlarut di dalamnya
Membran sel berfungsi mengatur gerakan materi atau transportasi dari dan keluar sel
Transpor pasif adalah transpor yang tidak memerlukan energi
Unsur Hara Dalam Tanah (Makro dan Mikro)
Beberapa Unsur Hara Yang Dibutuhkan Tanaman :
Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S), Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Mo, Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl).
Unsur hara tersebut tergolong unsur hara Essensial.
Berdasarkan jumlah kebutuhannya bagi tanaman, dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
Unsur Hara Makro
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah besar
Unsur Hara Mikro
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah kecil
Unsur Hara Makro
Unsur hara makro meliputi:
N
P
K
Ca
Mg
S
Unsur Hara Mikro
Unsur hara mikro meliputi :
Fe
Mn
B
Mo
Cu
Zn
Cl
Fungsi Unsur Hara Makro (n-p-k)
Banyak para hobiis dan pencinta tanaman hias, bertanya tentang komposisi kandungan pupuk dan prosentase kandungan N, P dan K yang tepat untuk tanaman yang bibit, remaja atau dewasa/indukan. Berikut ini adalah fungsi-fungsi masing-masing unsur tersebut :
Nitrogen ( N )
-Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan
-Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri
-Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman
-Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun
-Tanaman yang kekurangan unsur N gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.
Phospat ( P )
-Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman
-Merangsang pembungaan dan pembuahan
-Merangsang pertumbuhan akar
-Merangsang pembentukan biji
-Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel
-Tanaman yang kekurangan unsur P gejaalanya : pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat )
Kalium ( K )
-Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air.
-Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit
-Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya : batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun.
UNSUR HARA MIKRO YANG DIBUTUHKAN TANAMAN
Unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil antara lain Besi(Fe), Mangaan(Mn), Seng (Zn), Tembaga (Cu), Molibden (Mo), Boron (B), Klor(Cl). Berikut tuilsan dari Setio Budi Wiharto (09417/PN) dari UGM Jogjakarta.
A. Besi (Fe)
Besi (Fe) merupakan unsure mikro yang diserap dalam bentuk ion feri (Fe3+) ataupun fero (Fe2+). Fe dapat diserap dalam bentuk khelat (ikatan logam dengan bahan organik). Mineral Fe antara lain olivin (Mg, Fe)2SiO, pirit, siderit (FeCO3), gutit (FeOOH), magnetit (Fe3O4), hematit (Fe2O3) dan ilmenit (FeTiO3) Besi dapat juga diserap dalam bentuk khelat, sehingga pupuk Fe dibuat dalam bentuk khelat. Khelat Fe yang biasa digunakan adalah Fe-EDTA, Fe-DTPA dan khelat yang lain. Fe dalam tanaman sekitar 80% yang terdapat dalam kloroplas atau sitoplasma. Penyerapan Fe lewat daundianggap lebih cepat dibandingkan dengan penyerapan lewat akar, terutama pada tanaman yang mengalami defisiensi Fe. Dengan demikian pemupukan lewat daun sering diduga lebih ekonomis dan efisien. Fungsi Fe antara lain sebagai penyusun klorofil, protein, enzim, dan berperanan dalam perkembangan kloroplas. Sitokrom merupakan enzim yang mengandung Fe porfirin. Kerja katalase dan peroksidase digambarkan secara ringkas sebagai berikut:
a. Catalase : H2O + H2O O2 + 2H2O
b. Peroksidase : AH2 + H2O A + H2O
Fungsi lain Fe ialah sebagai pelaksana pemindahan electron dalam proses metabolisme. Proses tersebut misalnya reduksi N2, reduktase solfat, reduktase nitrat. Kekurangan Fe menyebabakan terhambatnya pembentukan klorofil dan akhirnya juga penyusunan protein menjadi tidak sempurna Defisiensi Fe menyebabkan kenaikan kaadar asam amino pada daun dan penurunan jumlah ribosom secara drastic. Penurunan kadar pigmen dan protein dapat disebabkan oleh kekurangan Fe. Juga akan mengakibatkan pengurangan aktivitas semua enzim.
B. Mangan (Mn)
Mangaan diserap dalam bentuk ion Mn++. Seperti hara mikro lainnya, Mn dianggap dapat diserap dalam bentuk kompleks khelat dan pemupukan Mn sering disemprotkan lewat daun. Mn dalam tanaman tidak dapat bergerak atau beralih tempat dari logam yang satu ke organ lain yang membutuhkan. Mangaan terdapat dalam tanah berbentuk senyawa oksida, karbonat dan silikat dengan nama pyrolusit (MnO2), manganit (MnO(OH)), rhodochrosit (MnCO3) dan rhodoinit (MnSiO3). Mn umumnya terdapat dalam batuan primer, terutama dalam bahan ferro magnesium. Mn dilepaskan dari batuan karena proses pelapukan batuan. Hasil pelapukan batuan adalah mineral sekunder terutama pyrolusit (MnO2) dan manganit (MnO(OH)). Kadar Mn dalam tanah berkisar antara 300 smpai 2000 ppm. Bentuk Mn dapat berupa kation Mn++ atau mangan oksida, baik bervalensi dua maupun valensi empat. Penggenangan dan pengeringan yang berarti reduksi dan oksidasi pada tanah berpengaruh terhadap valensi Mn.
Mn merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase, sintesis protein, karbohidrat. Berperan sebagai activator bagi sejumlah enzim utama dalam siklus krebs, dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalam kloroplas,ada indikasi dibutuhkan dalam sintesis klorofil. Defisiensi unsure Mn antara lain : pada tanaman
berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua, pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah dan pangkal daun muda, split seed pada tanaman lupin.
C. Seng (Zn)
Zn diserap oleh tanaman dalam bentuk ion Zn++ dan dalam tanah alkalis mungkin diserap dalam bentuk monovalen Zn(OH)+. Di samping itu, Zn diserap dalm bentuk kompleks khelat, misalnya Zn-EDTA. Seperti unsure mikro lain, Zn dapat diserap lewat daun. Kadr Zn dalam tanah berkisar antara 16-300 ppm, sedangkan kadar Zn dalam tanaman berkisar antara 20-70 ppm. Mineral Zn yang ada dalam tanah antara lain sulfida (ZnS), spalerit [(ZnFe)S], smithzonte (ZnCO3), zinkit (ZnO), wellemit (ZnSiO3 dan ZnSiO4). Fungsi Zn antara lain : pengaktif enim anolase, aldolase, asam oksalat dekarboksilase, lesitimase,sistein desulfihidrase, histidin deaminase, super okside demutase (SOD), dehidrogenase, karbon anhidrase, proteinase dan peptidase. Juga berperan dalam biosintesis auxin, pemanjangan sel dan ruas batang.
Ketersediaan Zn menurun dengan naiknya pH, pengapuran yang berlebihan sering menyebabkan ketersediaaan Zn menurun. Tanah yang mempunyai pH tinggi sering menunjukkan adanya gejala defisiensi Zn, terytama pada tanah berkapur.
Adapun gejala defisiensi Zn antara lain : tanaman kerdil, ruas-ruas batang memendek, daun mengecil dan mengumpul (resetting) dan klorosis pada daun-daun muda dan intermedier serta adanya nekrosis.
D. Tembaga (Cu)
Tembaga (Cu) diserap dalam bentuk ion Cu++ dan mungkin dapat diserap dalam bentuk senyaewa kompleks organik, misalnya Cu-EDTA (Cu-ethilen diamine tetra acetate acid) dan Cu-DTPA (Cu diethilen triamine penta acetate acid). Dalam getah tanaman bik dalam xylem maupun floem hampir semua Cu membentuk kompleks senyawa dengan asam amino. Cu dalam akar tanaman dan dalam xylem > 99% dalam bentuk kompleks.
Dalam tanah, Cu berbentuk senyawa dengan S, O, CO3 dan SiO4 misalnya kalkosit (Cu2S), kovelit (CuS), kalkopirit (CuFeS2), borinit (Cu5FeS4), luvigit (Cu3AsS4), tetrahidrit [(Cu,Fe)12SO4S3)], kufirit (Cu2O), sinorit (CuO), malasit [Cu2(OH)2CO3], adirit [(Cu3(OH)2(CO3)], brosanit [Cu4(OH)6SO4].
Kebanyakan Cu terdapat dalam kloroplas (>50%) dan diikat oleh plastosianin. Senyawa ini mempunyai berat molekul sekitar 10.000 dan masing-masing molekul mengandung satu atom Cu. Hara mikro Cu berpengaruh pafda klorofil, karotenoid, plastokuinon dan plastosianin.
Fungsi dan peranan Cu antara lain : mengaktifkan enzim sitokrom-oksidase, askorbit-oksidase, asam butirat-fenolase dan laktase. Berperan dalam metabolisme protein dan karbohidrat, berperan terhadap perkembangan tanaman generatif, berperan terhadap fiksasi N secara simbiotis dan penyusunan lignin.Adapun gejala defisiensi / kekurangan Cu antara lain : pembungaan dan pembuahan terganggu, warna daun muda kuning dan kerdil, daun-daun lemah, layu dan pucuk mongering serta batang dan tangkai daun lemah.
E. Molibden (Mo)
Molibden diserap dalam bentuk ion MoO4-. Variasi antara titik kritik dengan toksis relatif besar. Bila tanaman terlalu tinggi, selain toksis bagi tanaman juga berbahaya bagi hewan yang memakannya. Hal ini agak berbeda dengan sifat hara mikro yang lain. Pada daun kapas, kadar Mo sering sekitar 1500 ppm. Umumnya tanah mineral cukup mengandung Mo. Mineral lempung yang terdapat di dalam tanah antara lain molibderit (MoS), powellit (CaMo)3.8H2O. Molibdenum (Mo) dalam larutan sebagai kation ataupun anion. Pada tanah gambut atau tanah organik sering terlihat adanya gejala defisiensi Mo. Walaupun demikian dengan senyawa organik Mo membentuk senyawa khelat yang melindungi Mo dari pencucian air. Tanah yang disawahkan menyebabkan kenaikan ketersediaan Mo dalam tanah. Hal ini disebabkan karena dilepaskannya Mo dari ikatan Fe (III) oksida menjadi Fe (II) oksida hidrat.
Fungsi Mo dalam tanaman adalah mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase dan xantine oksidase. Gejala yang timbul karena kekurangan Mo hampir menyerupai kekurangan N. Kekurangan Mo dapat menghambat pertumbuhan tanaman, daun menjadi pucat dan mati dan pembentukan bunga terlambat. Gejala defisiensi Mo dimulai dari daun tengah dan daun bawah. Daun menjadi kering kelayuan, tepi daun menggulung dan daun umumnya sempit. Bila defisiensi berat, maka lamina hanya terbentuk sedikit sehingga kelihatan tulang-tulang daun lebih dominan.
F. Boron (B)
Boron dalam tanah terutama sebagai asam borat (H2BO3) dan kadarnya berkisar antara 7-80 ppm. Boron dalam tanah umumnya berupa ion borat hidrat B(OH)4-. Boron yang tersedia untuk tanaman hanya sekitar 5%dari kadar total boron dalam tanah. Boron ditransportasikan dari larutan tanah ke akar tanaman melalui proses aliran masa dan difusi. Selain itu, boron sering terdapat dalam bentuk senyawa organik. Boron juga banyak terjerap dalam kisi mineral lempung melalui proses substitusi isomorfik dengan Al3+ dan atau Si4+. Mineral dalam tanah yang mengandung boron antara lain turmalin (H2MgNaAl3(BO)2Si4O2)O20 yang mengandung 3%-4% boron. Mineral tersebut terbentuk dari batuan asam dan sedimen yang telah mengalami metomorfosis.
Mineral lain yang mengandung boron adalah kernit (Na2B4O7.4H2O), kolamit (Ca2B6O11.5H2O), uleksit (NaCaB5O9.8H2O) dan aksinat. Boron diikat kuat oleh mineral tanah, terutama seskuioksida (Al2O3 + Fe2O3).
Fungsi boron dalam tanaman antara lain berperanan dalam metabolisme asam nukleat, karbohidrat, protein, fenol dan auksin. Di samping itu boron juga berperan dalam pembelahan, pemanjangan dan diferensiasi sel, permeabilitas membran, dan perkecambahan serbuk sari. Gejal defisiensi hara mikro ini antara lain : pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar), mati pucuk (die back), mobilitas rendah, buah yang sedang berkembang sngat rentan, mudah terserang penyakit.
G.Klor(Cl)
Klor merupakan unsure yang diserap dalam bentuk ion Cl- oleh akar tanaman dan dapat diserap pula berupa gas atau larutan oleh bagian atas tanaman, misalnya daun. Kadar Cl dalam tanaman sekitar 2000-20.000 ppm berat tanaman kering. Kadar Cl yang terbaik pada tanaman adalah antara 340-1200 ppm dan dianggap masih dalam kisaran hara mikro. Klor dalam tanah tidak diikat oleh mineral, sehingga sangat mobil dan mudah tercuci oleh air draiinase. Sumber Cl sering berasal dari air hujan, oleh karena itu, hara Cl kebanyakan bukan menimbulkan defisiensi, tetapi justru menimbulkan masalah keracunan tanaman. Klor berfungsi sebagai pemindah hara tanaman, meningkatkan osmose sel, mencegah kehilangan air yang tidak seimbang, memperbaiki penyerapan ion lain,untuk tanaman kelapa dan kelapa sawit dianggap hara makro yang penting. Juga berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis, khususnya dalam evolusi oksigen.
Adapun defisiensi klor adalh antara lain : pola percabangan akar abnormal, gejala wilting (daun lemah dan layu), warna keemasan (bronzing) pada daun, pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.
Beberapa Unsur Hara Yang Dibutuhkan Tanaman :
Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S), Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Mo, Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl).
Unsur hara tersebut tergolong unsur hara Essensial.
Berdasarkan jumlah kebutuhannya bagi tanaman, dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
Unsur Hara Makro
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah besar
Unsur Hara Mikro
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah kecil
Unsur Hara Makro
Unsur hara makro meliputi:
N
P
K
Ca
Mg
S
Unsur Hara Mikro
Unsur hara mikro meliputi :
Fe
Mn
B
Mo
Cu
Zn
Cl
Fungsi Unsur Hara Makro (n-p-k)
Banyak para hobiis dan pencinta tanaman hias, bertanya tentang komposisi kandungan pupuk dan prosentase kandungan N, P dan K yang tepat untuk tanaman yang bibit, remaja atau dewasa/indukan. Berikut ini adalah fungsi-fungsi masing-masing unsur tersebut :
Nitrogen ( N )
-Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan
-Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri
-Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman
-Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun
-Tanaman yang kekurangan unsur N gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.
Phospat ( P )
-Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman
-Merangsang pembungaan dan pembuahan
-Merangsang pertumbuhan akar
-Merangsang pembentukan biji
-Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel
-Tanaman yang kekurangan unsur P gejaalanya : pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat )
Kalium ( K )
-Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air.
-Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit
-Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya : batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun.
UNSUR HARA MIKRO YANG DIBUTUHKAN TANAMAN
Unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil antara lain Besi(Fe), Mangaan(Mn), Seng (Zn), Tembaga (Cu), Molibden (Mo), Boron (B), Klor(Cl). Berikut tuilsan dari Setio Budi Wiharto (09417/PN) dari UGM Jogjakarta.
A. Besi (Fe)
Besi (Fe) merupakan unsure mikro yang diserap dalam bentuk ion feri (Fe3+) ataupun fero (Fe2+). Fe dapat diserap dalam bentuk khelat (ikatan logam dengan bahan organik). Mineral Fe antara lain olivin (Mg, Fe)2SiO, pirit, siderit (FeCO3), gutit (FeOOH), magnetit (Fe3O4), hematit (Fe2O3) dan ilmenit (FeTiO3) Besi dapat juga diserap dalam bentuk khelat, sehingga pupuk Fe dibuat dalam bentuk khelat. Khelat Fe yang biasa digunakan adalah Fe-EDTA, Fe-DTPA dan khelat yang lain. Fe dalam tanaman sekitar 80% yang terdapat dalam kloroplas atau sitoplasma. Penyerapan Fe lewat daundianggap lebih cepat dibandingkan dengan penyerapan lewat akar, terutama pada tanaman yang mengalami defisiensi Fe. Dengan demikian pemupukan lewat daun sering diduga lebih ekonomis dan efisien. Fungsi Fe antara lain sebagai penyusun klorofil, protein, enzim, dan berperanan dalam perkembangan kloroplas. Sitokrom merupakan enzim yang mengandung Fe porfirin. Kerja katalase dan peroksidase digambarkan secara ringkas sebagai berikut:
a. Catalase : H2O + H2O O2 + 2H2O
b. Peroksidase : AH2 + H2O A + H2O
Fungsi lain Fe ialah sebagai pelaksana pemindahan electron dalam proses metabolisme. Proses tersebut misalnya reduksi N2, reduktase solfat, reduktase nitrat. Kekurangan Fe menyebabakan terhambatnya pembentukan klorofil dan akhirnya juga penyusunan protein menjadi tidak sempurna Defisiensi Fe menyebabkan kenaikan kaadar asam amino pada daun dan penurunan jumlah ribosom secara drastic. Penurunan kadar pigmen dan protein dapat disebabkan oleh kekurangan Fe. Juga akan mengakibatkan pengurangan aktivitas semua enzim.
B. Mangan (Mn)
Mangaan diserap dalam bentuk ion Mn++. Seperti hara mikro lainnya, Mn dianggap dapat diserap dalam bentuk kompleks khelat dan pemupukan Mn sering disemprotkan lewat daun. Mn dalam tanaman tidak dapat bergerak atau beralih tempat dari logam yang satu ke organ lain yang membutuhkan. Mangaan terdapat dalam tanah berbentuk senyawa oksida, karbonat dan silikat dengan nama pyrolusit (MnO2), manganit (MnO(OH)), rhodochrosit (MnCO3) dan rhodoinit (MnSiO3). Mn umumnya terdapat dalam batuan primer, terutama dalam bahan ferro magnesium. Mn dilepaskan dari batuan karena proses pelapukan batuan. Hasil pelapukan batuan adalah mineral sekunder terutama pyrolusit (MnO2) dan manganit (MnO(OH)). Kadar Mn dalam tanah berkisar antara 300 smpai 2000 ppm. Bentuk Mn dapat berupa kation Mn++ atau mangan oksida, baik bervalensi dua maupun valensi empat. Penggenangan dan pengeringan yang berarti reduksi dan oksidasi pada tanah berpengaruh terhadap valensi Mn.
Mn merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase, sintesis protein, karbohidrat. Berperan sebagai activator bagi sejumlah enzim utama dalam siklus krebs, dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalam kloroplas,ada indikasi dibutuhkan dalam sintesis klorofil. Defisiensi unsure Mn antara lain : pada tanaman
berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua, pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah dan pangkal daun muda, split seed pada tanaman lupin.
C. Seng (Zn)
Zn diserap oleh tanaman dalam bentuk ion Zn++ dan dalam tanah alkalis mungkin diserap dalam bentuk monovalen Zn(OH)+. Di samping itu, Zn diserap dalm bentuk kompleks khelat, misalnya Zn-EDTA. Seperti unsure mikro lain, Zn dapat diserap lewat daun. Kadr Zn dalam tanah berkisar antara 16-300 ppm, sedangkan kadar Zn dalam tanaman berkisar antara 20-70 ppm. Mineral Zn yang ada dalam tanah antara lain sulfida (ZnS), spalerit [(ZnFe)S], smithzonte (ZnCO3), zinkit (ZnO), wellemit (ZnSiO3 dan ZnSiO4). Fungsi Zn antara lain : pengaktif enim anolase, aldolase, asam oksalat dekarboksilase, lesitimase,sistein desulfihidrase, histidin deaminase, super okside demutase (SOD), dehidrogenase, karbon anhidrase, proteinase dan peptidase. Juga berperan dalam biosintesis auxin, pemanjangan sel dan ruas batang.
Ketersediaan Zn menurun dengan naiknya pH, pengapuran yang berlebihan sering menyebabkan ketersediaaan Zn menurun. Tanah yang mempunyai pH tinggi sering menunjukkan adanya gejala defisiensi Zn, terytama pada tanah berkapur.
Adapun gejala defisiensi Zn antara lain : tanaman kerdil, ruas-ruas batang memendek, daun mengecil dan mengumpul (resetting) dan klorosis pada daun-daun muda dan intermedier serta adanya nekrosis.
D. Tembaga (Cu)
Tembaga (Cu) diserap dalam bentuk ion Cu++ dan mungkin dapat diserap dalam bentuk senyaewa kompleks organik, misalnya Cu-EDTA (Cu-ethilen diamine tetra acetate acid) dan Cu-DTPA (Cu diethilen triamine penta acetate acid). Dalam getah tanaman bik dalam xylem maupun floem hampir semua Cu membentuk kompleks senyawa dengan asam amino. Cu dalam akar tanaman dan dalam xylem > 99% dalam bentuk kompleks.
Dalam tanah, Cu berbentuk senyawa dengan S, O, CO3 dan SiO4 misalnya kalkosit (Cu2S), kovelit (CuS), kalkopirit (CuFeS2), borinit (Cu5FeS4), luvigit (Cu3AsS4), tetrahidrit [(Cu,Fe)12SO4S3)], kufirit (Cu2O), sinorit (CuO), malasit [Cu2(OH)2CO3], adirit [(Cu3(OH)2(CO3)], brosanit [Cu4(OH)6SO4].
Kebanyakan Cu terdapat dalam kloroplas (>50%) dan diikat oleh plastosianin. Senyawa ini mempunyai berat molekul sekitar 10.000 dan masing-masing molekul mengandung satu atom Cu. Hara mikro Cu berpengaruh pafda klorofil, karotenoid, plastokuinon dan plastosianin.
Fungsi dan peranan Cu antara lain : mengaktifkan enzim sitokrom-oksidase, askorbit-oksidase, asam butirat-fenolase dan laktase. Berperan dalam metabolisme protein dan karbohidrat, berperan terhadap perkembangan tanaman generatif, berperan terhadap fiksasi N secara simbiotis dan penyusunan lignin.Adapun gejala defisiensi / kekurangan Cu antara lain : pembungaan dan pembuahan terganggu, warna daun muda kuning dan kerdil, daun-daun lemah, layu dan pucuk mongering serta batang dan tangkai daun lemah.
E. Molibden (Mo)
Molibden diserap dalam bentuk ion MoO4-. Variasi antara titik kritik dengan toksis relatif besar. Bila tanaman terlalu tinggi, selain toksis bagi tanaman juga berbahaya bagi hewan yang memakannya. Hal ini agak berbeda dengan sifat hara mikro yang lain. Pada daun kapas, kadar Mo sering sekitar 1500 ppm. Umumnya tanah mineral cukup mengandung Mo. Mineral lempung yang terdapat di dalam tanah antara lain molibderit (MoS), powellit (CaMo)3.8H2O. Molibdenum (Mo) dalam larutan sebagai kation ataupun anion. Pada tanah gambut atau tanah organik sering terlihat adanya gejala defisiensi Mo. Walaupun demikian dengan senyawa organik Mo membentuk senyawa khelat yang melindungi Mo dari pencucian air. Tanah yang disawahkan menyebabkan kenaikan ketersediaan Mo dalam tanah. Hal ini disebabkan karena dilepaskannya Mo dari ikatan Fe (III) oksida menjadi Fe (II) oksida hidrat.
Fungsi Mo dalam tanaman adalah mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase dan xantine oksidase. Gejala yang timbul karena kekurangan Mo hampir menyerupai kekurangan N. Kekurangan Mo dapat menghambat pertumbuhan tanaman, daun menjadi pucat dan mati dan pembentukan bunga terlambat. Gejala defisiensi Mo dimulai dari daun tengah dan daun bawah. Daun menjadi kering kelayuan, tepi daun menggulung dan daun umumnya sempit. Bila defisiensi berat, maka lamina hanya terbentuk sedikit sehingga kelihatan tulang-tulang daun lebih dominan.
F. Boron (B)
Boron dalam tanah terutama sebagai asam borat (H2BO3) dan kadarnya berkisar antara 7-80 ppm. Boron dalam tanah umumnya berupa ion borat hidrat B(OH)4-. Boron yang tersedia untuk tanaman hanya sekitar 5%dari kadar total boron dalam tanah. Boron ditransportasikan dari larutan tanah ke akar tanaman melalui proses aliran masa dan difusi. Selain itu, boron sering terdapat dalam bentuk senyawa organik. Boron juga banyak terjerap dalam kisi mineral lempung melalui proses substitusi isomorfik dengan Al3+ dan atau Si4+. Mineral dalam tanah yang mengandung boron antara lain turmalin (H2MgNaAl3(BO)2Si4O2)O20 yang mengandung 3%-4% boron. Mineral tersebut terbentuk dari batuan asam dan sedimen yang telah mengalami metomorfosis.
Mineral lain yang mengandung boron adalah kernit (Na2B4O7.4H2O), kolamit (Ca2B6O11.5H2O), uleksit (NaCaB5O9.8H2O) dan aksinat. Boron diikat kuat oleh mineral tanah, terutama seskuioksida (Al2O3 + Fe2O3).
Fungsi boron dalam tanaman antara lain berperanan dalam metabolisme asam nukleat, karbohidrat, protein, fenol dan auksin. Di samping itu boron juga berperan dalam pembelahan, pemanjangan dan diferensiasi sel, permeabilitas membran, dan perkecambahan serbuk sari. Gejal defisiensi hara mikro ini antara lain : pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar), mati pucuk (die back), mobilitas rendah, buah yang sedang berkembang sngat rentan, mudah terserang penyakit.
G.Klor(Cl)
Klor merupakan unsure yang diserap dalam bentuk ion Cl- oleh akar tanaman dan dapat diserap pula berupa gas atau larutan oleh bagian atas tanaman, misalnya daun. Kadar Cl dalam tanaman sekitar 2000-20.000 ppm berat tanaman kering. Kadar Cl yang terbaik pada tanaman adalah antara 340-1200 ppm dan dianggap masih dalam kisaran hara mikro. Klor dalam tanah tidak diikat oleh mineral, sehingga sangat mobil dan mudah tercuci oleh air draiinase. Sumber Cl sering berasal dari air hujan, oleh karena itu, hara Cl kebanyakan bukan menimbulkan defisiensi, tetapi justru menimbulkan masalah keracunan tanaman. Klor berfungsi sebagai pemindah hara tanaman, meningkatkan osmose sel, mencegah kehilangan air yang tidak seimbang, memperbaiki penyerapan ion lain,untuk tanaman kelapa dan kelapa sawit dianggap hara makro yang penting. Juga berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis, khususnya dalam evolusi oksigen.
Adapun defisiensi klor adalh antara lain : pola percabangan akar abnormal, gejala wilting (daun lemah dan layu), warna keemasan (bronzing) pada daun, pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.
Langganan:
Postingan (Atom)

